6 Tip Membedakan Produk Asli dengan Palsu dari Produsen Kaos Distro

6 Tip Membedakan Produk Asli dengan Palsu dari Produsen Kaos Distro

Prospek menjadi produsen kaos distro masih menjanjikan. Hal tersebut terbukti dari meningkatkan jumlah distro yang bermunculan di berbagai kota di Indonesia. Konsumen pun akan lebih mudah menemukan kaus distro yang mereka inginkan. Sayangnya, belum tentu toko yang Anda sambangi menjual pakaian orisinal. Supaya Anda tidak salah beli, berikut ini ciri-ciri kaus distro yang diproduksi produsen asli.

  1. Hanya dijual di authorized store

Kaus distro tidak diedarkan seperti kaus-kaus umum yang dapat Anda jumpai di pasar tradisional. Para produsen hanya akan memajangnya di toko-toko resmi atau authorized store. Anda dapat menelusurinya dengan mengakses website resmi mereka. Sejumlah distro juga sudah melayani pembelian online kalau toko resmi mereka terlalu jauh untuk Anda jangkau. Jika Anda menemukan kaus-kaus distro dijual lepas di luar authorized store, maka kemungkinan besar item tersebut adalah produk KW atau tiruan. Harganya pun bisa lebih murah dibandingkan yang asli.

  1. Kualitas bahan/jenis kain yang dipakai

Orang-orang yang belum berpengalaman membeli kaus distro akan lebih sulit membedakan produk asli dan palsu. Terutama bila produsen kaus menggunakan jenis bahan yang kualitasnya menyerupai kaus asli. Walau kemiripannya hampir 100%, masih ada perbedaan yang dapat Anda kenali dari dari produk palsu, di antaranya lebih mudah longgar saat Anda tarik dan warnanya cepat memudar padahal baru beberapa kali Anda cuci. Sementara produsen kaos distro asli akan menggunakan konsep custom agar tak mudah dijiplak dan memintalnya sendiri.

  1. Mempunyai ciri khas pada desainnya

Untuk membedakan diri dari para kompetitor, clothing line ternama merancang desain yang akan menjadi ciri khasnya. Desain tersebut akan menjadi karakter kuat kalau dikonsep secara matang. Di sisi pembeli, karakter pakaian tersebut akan membuat mereka semakin eksklusif. Tak hanya itu, Anda dapat memakaisignature design kaus distro tersebut sebagai pembeda dengan kaus-kaus palsu. Produk tiruan, sebaik apa pun mereka menjiplak yang asli, tetap tidak bisa memunculkan karakter dari brand orisinal. Mengapa demikian? Pasalnya mereka tidak tahu pasti gagasan yang dikembangkan desainer kaus tersebut.

  1. Proporsi ukuran dan desain kaus distro

Masih menyoal desain, kaus distro juga mempunyai kelemahan dalam urusan proporsi ukuran maupun desain. Setiap clothing line pastinya mempunyai logo yang disematkan pada setiap produknya. Jika Anda perhatikan secara saksama, produsen yang mengeluarkan item tiruan tidak akan sanggup membuat logo atau simbol dalam proporsi seimbang. Baik itu pada bentuk huruf, gambar, hingga saku pada kaus. Bagi mereka, selama desainnya mirip, kaus dapat dijual dan keuntungan mengalir tanpa memedulikan jerih payah produsen asli.

  1. Variasi ukuran kaus yang disediakan

Untuk menjaga kualitas dan reputasi, produsen kaos distro orisinal biasanya menggunakan ukuran kaus yang sudah ditentukan standar internasional. Sayangnya, hal ini dijadikan ‘celah’ bagi pembuat kaus KW untuk menciptakan item dengan ukuran yang tidak tersedia. Konsumen yang kurang berpengalaman mungkin tak akan menaruh curiga dan tetap membelinya. Namun, sebagai pembeli cerdas, Anda harus melakukan pemeriksaan ulang untuk menghindari penipuan. Anda patut waspada bila Anda penjual yang memasarkan kaus distro yang ukurannya tak ada di authorized store.

Oleh BaOng | Kaos Oblong Bandung

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar